Ratusan Juta Rupiah Hasil Penggelapan Digunakan untuk Arisan Online

  • Oleh Agus Priyono
  • 12 Februari 2019 - 19:02 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang wanita bernama Intan Sari Rohimah, harus duduk di kursi pesakitan PN Palangka Raya, atas kasus penggelapan uang perusahaan senilai Rp 288 juta.

Pada persidangan, Selasa (12/2/2019) di hadapan majelis hakim yang diketuai Zulkifli, terdakwa mengakui uang tersebut digunakan untuk arisan online.

“Saya ambil uang perusahaan dari Januari - September 2016. Saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari, juga untuk bayar arisan online,” ujar Intan.

Terdakwa mengaku nekat menggelapkan uang perusahaan, lantaran terdesak untuk melakukan setoran arisan online. Sementara, dia mengaku gajinya tidak cukup.

“Saya ikut lima arisan online, tiap bulannya bisa setor sampai Rp 15 juta, gaji saya hanya Rp 3,5 juta. Karena tidak tutup, jadi saya pakai uang perusahaan,” terang Intan. (AGUS/B-11)

Berita Terbaru