Sugeng Divonis 1,5 Tahun karena Angkut Kayu

  • Oleh Agus Priyono
  • 12 Februari 2019 - 23:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sugeng menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Selasa (12/2/2019).

Dalam persidangan ini Sugeng divonis 1 tahun 6 bulan lantaran mengangkut kayu olahan dengan surat yang tidak jelas.

Selain hukuman penjara, terdakwa yang dikenakan Pasal 83 ayat 1 huruf b jo pasal 12 huruf e UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Hutan, oleh majelis hakim semua barang bukti berupa kayu meranti olahan sebanyak 84 keping dan 1 unit truk Toyota DA 1051 HB yang digunakan untuk mengangkut kayu itu disita untuk negara.

Terdakwa ditangkap oleh kepolisian yang sedang melakukan kegiatan penyelidikan dugaan tindak pidana perusakan hutan pada Oktober 2018 di Jalan Tjilik Riwut Km 11.

Saat itu terdakwa yang sedang mengendarai truknya dihentikan oleh polisi. Saat diminta oleh petugas mengenai dokumen atas kayu yang dibawa, terdakwa mengakui ada, namun ternyata dokumen tersebut tidak sesuai ketentuan peraturan perundang–undangan.

“Terdakwa ini angkut kayu dengan SKSHHK yang tidak sesuai. Kayu itu diangkut dari wilayah hutan di Kotim yang rencananya akan diangkut ke Banjarnaru, Kalsel, sedangkan dalam SKSHHK disebutkan bahwa kayu olahan tersebut dimuat dari TPK industri UD Kahayan Jaya Prima di Gunung Mas,” ujar jaksa, Jumaiyati. (AGUS/B-6)

Berita Terbaru