Kelotok Pengangkut Siswa SMA PGRI Sampit Karam di Sungai Mentaya

  • Oleh Naco
  • 19 Februari 2019 - 11:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Siswa SMA PGRI 2 Sampit, Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur mengalami kecelakaan air saat menuju ke sekolah di Sungai Mentaya.

"Kejadiannya tadi pagi pukul 06.00 WIN kelotok yang mengangkut anak-anak kami," kata Kepala SMA PGRI 2 Sampit, Rohmad Widiyanto, Selasa (19/2/2019).

Siswa itu berasal dari Desa Batuah, Kecamatan Seranau. Mereka menuju Desa Terantang. Ada sekitar 30 siswa lebih yang diangkut dengan kelotok tersebut. "Itulah perjuangan anak-anak kami untuk menempuh pendidikan," tegasnya.

Namum dia mengaku bersyukur semua siswa selamat dan tidak ada yang cedera atau tidak ada yang memerlukan perawatan medis.

"Kebijakan sekolah, anak-anak diizinkan untuk tidak masuk sekolah karena pakaian basah. Mohon doa semoga tidak terulang kembali. Semoga pemangku kebijakan terinspirasi dengan kejadian ini," ucapnya. (NACO/B-6)

Berita Terbaru