Kejari Palangka Targetkan 6 Indikator Penunjang Menuju Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

  • Oleh Agus Priyono
  • 21 Februari 2019 - 14:18 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kejaksaan Negeri Palangka Raya menargetkan enam indikator penunjang menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Zet Tadung Allo saat pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi, Kamis (21/2/2019).

Zet mengatakan, enam penunjang tersebut di antaranya, promosi jabatan secara terbuka, rekrutmen secara terbuka, mekanisme pengaduan masyarakat, e-procurement, pengukuran kerja individu dan keterbukaan informasi publik.

"Di samping indikator utama yakni birokrasi yang bebas dari korupsi, diharapkan dengan indikator penunjang itu bisa menghasilkan output yang efektif, efisien, bersih dan melayani masyarakat," ujar Zet.

Selain itu, Zet juga mendorong para insan Adhiyaksa untuk bisa berjalan beriringan lebih menjunjung nilai Kejaksaan di mata masyarakat.

"Integritas Individu itu harus berjalan dengan nilai-nilai kelembagaan, karena integritas individu tersebut adalah gambaran dari performa kejaksaan di mata masyarakat," pungkasnya. (AGUS/B-2)

Berita Terbaru