Pemuda 23 Tahun Ini Diduga Kuat Jadi Korban Pembunuhan

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 21 Februari 2019 - 15:16 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Setelah dilakukan otopsi oleh dokter forensik terhadap jasad Fadli Rahman, pemuda berusia 23 tahun, warga yang ditemukan tak bernyawa di aliran anak sungai Kapuas wilayah Kecamatan Tamban Catur itu diduga kuat menjadi korban pembunuhan.

Hal itu diungkapkan Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kapolsek Selat AKP Johari Fitri Casdy setelah proses otopsi selesai yang dilaksanakan oleh seorang Dokter Forensik didampingi lima stafnya.

"Hasil yang kita dapat dari jenazah yang kita temukan kemarin, terdapat benturan benda tumpul di kepala dan kurang lebih ada lima luka tusuk atau tikaman di pinggang korban," ungkap AKP Johari kepada wartawan, Kamis (21/2/2019) siang.

"Pinggang sebelah kanan tiga buah dan belakang pinggang sebelah kanan dua luka tusuk atau ditikam," lanjutnya.

Kemudian Kapolsek menjelaskan, dari otopsi tersebut penyebab kematian korban diduga kuat karena pukulan keras di bagian kepala. "Jadi diduga kuaat korban merupakan korban pembunuhan," ucapnya.

Sedangkan, orang yang diduga pelaku pembunuhan sudah dikantongi identitasnya oleh pihak kepolisian setempat dan masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

"Jadi masih dalam tahap pengejaran dan penyelidikan berkaitan dengan pelaku pembunuhan itu," pungkasnya. 

Sebelumnya, Fadly Rahman warga Jalan Tambun Bungai Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas itu sempat dikabarkan hilang oleh keluarganya dan akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa di aliran anak sungai Kapuas wilayah Kecamatan Tamban Catur. (DODI RIZKIANSYAH/B-2)

Berita Terbaru