BKSDA akan Survei Populasi dan Habitat Buaya pada Maret 2019

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 25 Februari 2019 - 15:22 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit hingga saat ini belum mengetahui berapa jumlah populasi buaya yang berada di Sungai Mentaya dan sejumlah anak sungai di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hal itu terjadi karena hingga saat ini belum pernah dilakukan survei.

"Hingga saat ini kami belum mengetahui berapa jumlah populasi dan habitat buaya dan rencananya akan dilakukan survei pada Maret 2019,"ujar Muriansyah, petugas BKSDA Sampit, Senin (25/2/2019).

Survei tersebut renacananya akan dilakukan di Sungai Mentaya, perairan daerah Kecamatan Pulau Hanaut. Karena di daerah tersebut kerap sekali terlihat kemunculan buaya.

Bahkan sejumlah warga dan juga ternak masyarakat pernah menjadi korban keganasan hewan tersebut.

"Daerah tersebut memang sering terlihat buaya, bahkan memangsa ternak warga, sehingga yang pertama disurvei adalah wilayah tersebut," katanya.

Tidak hanya itu, beberapa rumah warga di kecamatan tersebut juga sudah pernah dinaiki buaya hingga teras. Sehingga pemerintah memberikan jaring kepada warga agar dipasang di teras rumahnya.

Survei tersebut dilakukan guna mengetahui banyaknya populasi buaya di Sungai Mentaya. Sehingga nantinya bisa diketahui berapa jumlahnya dan dapat dipantau perkembangan hewan ganas tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)


TAGS:

Berita Terbaru