Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemprov Kalteng Surati Dirjen Perhubungan Udara

  • Oleh Rahmat Gazali
  • 03 Maret 2019 - 14:12 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Mahalnya harga tiket pesawat dan biaya bagasi untuk muatan barang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pemprov Kalteng kemudian berinisiatif mengirimkan surat kepada operator penerbangan maupun ke Dirjen Perhubungan Udara agar harga tidak melewati batas atas harga tertinggi.

"Kita sangat banyak mendapat keluhan dari masyarakat terkait biaya tranportasi udara, sehingga kami akhirnya membuat surat resmi agar kenaikkan harga tiket dan bagasi berbayar ditinjau ulang," ucap Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kalteng, Terjo Piu, Minggu (3/3/2019).

Pihaknya juga telah meminta Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) turut melakukan pengawasan soal kenaikkan harga tiket tersebut.

Namun dia menyayangkan masih hingga kini masalah mahalnya harga tiket dan biaya bagasi masih belum terselesaikan.

"Hingga kini kita masih menunggu keputusan pengambil kebijakan dalam bisnis penerbangan tersebut," tegasnya. (GAZALI/B-6)

Berita Terbaru