Legislator Kalteng Imbau Masyarakat Kurangi Aktivitas di Sungai

  • Oleh Rahmat Gazali
  • 04 Maret 2019 - 14:26 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), M Fahruddin mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di sungai.

Imbauan tersebut disampaikannya berkaitan dengan mengganasnya buaya di perairan. Dan tidak sedikit masyarakat yang menjadi korbannya.

"Kita mengimbau seperti ini karena kabarnya populasi buaya yang menghuni pulau Hanaut cukup banyak. Buaya juga menyeberang ke kawasan permukiman warga di bantaran Sungai Mentaya," kata Fahruddin, Senin (4/3/2019).

Dia juga meminta pemkab Kotim untuk kembali menyediakan closet atau tempat buang air kepada warga bantaran sungai serta saluran PDAM, agar warga tidak lagi beraktivitas di sungai.

"Dulu program ini berjalan sehingga warga tidak perlu mandi atau beraktivitas lainnya ke sungai. Harapannya, program tersebut kembali dilakulan eksekutif," lanjutnya.

Senada, Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur H Supriadi meminta agar pemerintah daerah perlahan merelokasi aktivitas warga di bantaran sungai. Terutama daerah yang kerap jadi sasaran keganasan buaya.

Supriadi menyadari, untuk menghindari aktivitas di sungai memang sulit, tetapi setidaknya bisa mengurangi tingkat aktivitas masyarakat di sungai. Apalagi, corak kehidupan masyarakat lokal sejak lama tidak terpisahkan dengan sungai. (GAZALI/B-11)

Berita Terbaru