Ruspandi Ditangkap Saat Tidur

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 05 Maret 2019 - 19:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Rus, warga Jalan DI Pandjaitan, Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang ditangkap Tim Cobra Satreskoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim) saat sedang tidur.

Wakapolres Kotim Kompol Dhovan Oktavianton mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel mengatakan, penangkapan dilakukan pada Senin (4/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat itu pihaknya mendapatkan laporan jika ada seseorang yang diduga sering melakukan jual beli narkotika golongan I bukan tanaman di sebuah barak yang berada di Jalan Nangka 2, Kelurahan MB Hulu.

Mendapatkan informasi itu, anggota pun langsung bergegas melakukan penyelidikan. Dan mendapati terlapor sedang tidur di dalam barak tersebut.

Kemudian aparat melakukan upaya penangkapan dengan maksud agar terlapor tidak melakukan upaya melarikan diri. Selanjutnya, dengan menunjukan surat tugas kepolisian dan disaksikan ketua RW setempat, aparat melakukan penggeledahan.

"Dari kantong celana sebelah kiri depan ditemukan kotak bekas permen, setelah diperiksa ternyata didalamnya ada 12 paket kecil sabu siap edar. Dari kantong kiri bagian belakang ditemukan uang senilai Rp2,9 juta yang diakui tersangka hasil penjualan sabu," sebut Waka Polres Kotim didampingi Ps Kasatreskoba Polres Kotim Iptu Arasi, Selasa (5/3/2019).

Dari dalam kamar ditemukan satu paket kecil sabu yang terbungkus lakban warna hitam. Selain itu ditemukan juga satu unit timbangan digital dan 3 pak plastik klip kecil. Di lantai dapur ditemukan dua pak plastik kecil. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Kotim.

"Kasus ini tengah dalam pengembangan. Menurut pengakuan tersangka sementara ini, sabu tersebut dibeli dari seorang pria yang berada di Kota Sampit. Kami akan ungkap kasus ini demi menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba," tutur Dhovan, polisi berpangkat satu melati emas. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)

Berita Terbaru