Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Apa Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Itu

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 11 Maret 2019 - 19:02 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Inspektur Perpustakaan Nasional, Darmadi selalu menekankan pentingnya perpustakaan dalam menguatkan literasi masyarakat. Salah satu penguatan itu adalah dengan perpustakaan berbasis inklusi sosial.

"Perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan perpustakaan yang memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya," ucap Darmadi dalam diskusi bersama pustakawan dan pelajar di Palangka Raya, Senin (11/3/2019).

Pengembangan potensi ini, lanjut dia, biasanya dengan melihat keragaman budaya, kwmauan untuk menerima perubahan, serta menawarkan kesempatan berusaha dengan tidak melupakan perlindungan dan perjuangan budaya dan HAM.

"Kehadiran perpustakaan harus merubah paradigma baru. Menjadikan perpustakaan sebagai ruang untuk berbagi pengalaman, ruang belajr kontekstual dan ruangan untuk berlatih keterampilan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Menurutnya peran perpustakaan adalah sebagai penghubung antara sumber pengetahuan dengan pengguna pengetahuan.

"Perpustakaan itu sebagai rumah, sumber pengetahuan dan pustakawan sebagai katalisator dalam usaha mempercepat dalam proses desimilasi pengetahuan tersebut," tandasnya. (HERMAWAN DP/B-6)

Berita Terbaru