Bocah 9 Tahun Tenggelam di Sungai Terantang Hilir

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 13 Maret 2019 - 16:56 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bocah berusia 9 tahun diduga tenggelam di daerah aliran sungai (DAS) Mentaya, tepatnya di sungai Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Menurut informasi terhimpun, peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/3/2018)sekitar pukul 15.30 wib. Saat itu bocah berjenis kelamin laki-laki tersebut mandi disebuah lanting bersama ibu kandungnya.

"Informasinya korban dan ibunya sedang mandi. Karena sudah memasuki waktu shalat Ashar, ibunya pun naik ke rumah untuk shalat. Selesai itu langsung turun lagi ke lanting dan anaknya sudah tidak ada," ucap Vanes warga sekitar, Rabu (13/3/2019).

Di lanting tersebut hanya ditemukan pakaian dan sendal korban. Ibu korban pun lalu meminta pertolongan. Warga sekitar berdatangan untuk melakukan pencarian jasad korban. Selain itu warga juga melapor ke pihak berwajib, mulai dari pihak Basarnas, Satpolair Polres Kotim dan Ditpolairud Polda Kalteng.

"Sampai hari ini jasad korban masih belum ditemukan. Masih dilakukan pencarian," tutur perempuan berusia 22 tahun itu.

Sementara itu, Kasatpolair Polres Kotim Iptu Jaka Waluya membenarkan adanya kejadian itu. Pihaknya sedang berusaha melakukan pencarian jasad korban dibantu oleh warga sekitar kejadian.

"Kami masih melakukan pencarian jasad korban. Semoga saja cepat ketemu," ucap Kasatpolair Polres Kotim. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)

Berita Terbaru