Tidak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Korban Gantung Diri

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 13 Maret 2019 - 19:10 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Setelah divisum et repertum (VER) terhadap jasad korban pria berdaster gantung diri berinisial RM (20) alias In oleh tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kapuas, dinyatakan tidak ada ditemukannya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Hal itu diungkapkan Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kasatreskrim AKP Ahmad Budi Martono bahwa dengan hasil VER yang telah dilakukan tersebut menunjukkan korban kuat diduga bunuh diri.

"Telah dilakukan VER mayat tadu dan berdasarkan keterangan dokter Dewi yang melakukan VER luar tidak di temukan tanda kekerasan, dan di leher terdapat jeratan tali, kemaluan korban mengeluarkan sperma, serta kaku mayat sekitar 5 sampai 6 jam," ungkap AKP Ahmad Budi Martono, Rabu (13/3/2019).

Sebelumnya, warga Kapuas sempat digegerkan dengan ditemukannya seorang pria tewas menggunakan daster yang diduga gantung diri di pohon karet di belakang warung panjang Jalan Jepang atau Jalan Trans Kalimantan pada Rabu (13/3/2019).

Korban diketahui merupakan warga Jalan Mahakam Kelurahan Selat Hulu Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas.


"Untuk barang bukti yang diamankan, yakni satu buah sprei warna warni, sepasang sendal jepit, dan satu buah pisau dapur," ucapnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)

Berita Terbaru