Jasad Bocah SD Tenggelam Ditemukan Setelah 37 Jam Pencarian

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 14 Maret 2019 - 09:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Jasad bocah SD berusia 9 tahun yang tenggelam akhirnya ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian di sekitarsungai dari lokasi awal terjatuhnya korban. Penyelaman dan penyisiran sungai dilakukan kurang lebih selama 37 jam.

Korban tenggelam di daerah aliran sungai (DAS) Mentaya, tepatnya di sungai Desa Terantang Hilir, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Selasa (12/3/2018)sekitar pukul 15.30 wib. Dan ditemukan dua hari setelahnya.

"Alhamdulillah jasad korban sudah ditemukan tidak jauh dari lokasi awal. Jasad korban muncul kepermukaan air tadi pagi, tepatnya sekitar pukul 05.00 wib," ucap Kasatpolair Polres Kotim Iptu Jaka Waluya mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Kamis (14/3/2019).

Jasad korban dalam kondisi bengkak dan sudah mengeluarkan aroma tidak sedap. Jasad tersebut diserahkan langsung kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Peristiwa ini murni kasus tenggelam.

"Selain pihak Polair Polres Kotim, Basarnas, dan Ditpolair Polda Kalteng, pencarian korban juga dibantu oleh warga sekitar. Jasadnya sudah diserahkan ke pihak keluarga. Dan sekarang sudah dimakamkan," tutur Kasatpolair Polres Kotim. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)

Berita Terbaru