Buka Jalur Wisata, Pemkab Upayakan Bangun Jalan Menuju Desa Tumbang Gagu

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 14 Maret 2019 - 13:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini, alat transportasi untuk menuju tempat wisata Rumah Betang Tumbang Gagu, Desa Tumbang Gagu, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hanya bisa menggunakan jalur sungai saja. Karena belum tersedianya jalan darat di daerah tersebut.

Dengan adanya hal itu, pemerintah daerah terus berupaya agar di daeeah tersebut di bangun jalan, mulai dari Kecamatan Antang Kalang hingga Desa Tumbang Gagu.

"Saat ini kami terus berupaya agar bisa membangun jalan dari Kecamatan Antang Kalang menuju Desa Tumbang Gagu," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Kamis (14/3/2019).

Untuk membangun jalan di daerah tersebut, saat ini pihaknya masih berupaya untuk mengurus status kawasan. Sehingga pembangunan bisa dilakukan secepatnya agar masyarakat di daerah itu bisa memiliki akses lebih mudah untuk pergi ke kecamatan ataupun perkotaan.

"Saat ini masyarakat di daerah itu hanya mengandalkan transportasi sungai saja. Jarak tempuh dari kecamatan ke desa bisa menghabiskan waktu 5 hingga 6 jam," kata Supian.

Pembangunan jalan itu juga sebagai upaya agar tempat wisata Rumah Betang Tumbang Gagu bisa lebih maksimal dan menjadi kunjungan para wisatawan dari luar daerah.

Rumah Betang Tumbang Gagu merupakan sslah satu daya tarik wisata di Kotim. Apalagi sempat menjadi nominasi pada ajang penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) pada 2017 lalu.

"Yang menjadi daya tarik adalah keunikannya. Karena dibangun tidak menggunakan paku, tetapi menggunakan pasak. Sehingga jika nantinya ada jalan menuju tempat tersebut, maka akan meningkatkan kunjungan wisatawan," ungkap Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-2) 

Berita Terbaru