Anak Tahanan Asusila Tidak Tahu Penyebab Dirinya Dianiaya Petugas Lapas Sampit

  • Oleh Naco
  • 14 Maret 2019 - 15:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anak tersangka asusila yang menjadi korban dugaan penganiayaan oknum sipir Lapas Kelas IIB Sampit  mengaku tidak tahu penyebab mengapa ia dianiaya saat dititipkan di Lapas Sampit.

"Tidak tahu saya, apa penyebabnya hingga saya dipukul di wajah. Saya dipukul beberapa kali hingga luka lebam," kata tersangka saat pelimpahan perkaranya di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur, Kamis (14/3/2019).

Tersangka trauma atas insiden yang menimpanya tersebut, bahkan melalui kuasa hukumnya yang dipimpin oleh Mahdianur tersebut akan mengajukan surat penangguhan penahanan agar anak tidak ditahan di Lapas kelas IiB Sampit lagi

"Rencananya besok (15/3/2019) mau mengajukan surat penangguhan penahanan agar anak bisa bersekolah lagi dan tidak ditahan," kata Edy Rosandi salah satu kuasa hukum anak.

Warga yang bermukim di wilayah desa Kecamatan Antang Kalang itu mengaku dianiaya oleh oknum sipir saat ia pertama dititipkan di Lapas Sampit, ia dipukul pada 5 Maret 2019.

Bahkan dari pantauan, tampak bagian pelipis matanya terlihat masih bengkak. Pengakuan anak, itu bekas penganiayaan yang dilakukan kepadanya.

"Bahkan korban di suruh duduk lalu ditendang," pungkas Edy. (NACO/B-2)

Berita Terbaru