Sampoerna Agro Incar Produksi CPO Naik 5-10%

  • Oleh Nedelya Ramadhani
  • 15 Maret 2019 - 10:20 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) tahun ini membidik pertumbuhan volume produksi kelapa sawit sebesar 5% hingga 10% dibandingkan realisasi pada tahun lalu.

"Realisasi produksi pada tahun lalu tumbuh lebih dari 20% dibandingkan produksi 2017," kata Head of Investor Relations Sampoerna Agro, Michael Kesuma, di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Michael mengatakan, meski dalam segi kinerja keuangan SGRO mengalami penurunan lantaran harga CPO turun, namun dari sisi produksi meningkat.

"Produksi tahun lalu luar biasa, kami punya target sekitar 15% hingga 20%. Ini target yang cukup agresif dibanding tahun sebelumnya. Tapi ternyata apabila melihat data, pencapaiannya melebihi target 20%. Jadi tahun lalu merupakan tahun yang baik dari sisi operasional," papar dia.

Pertumbuhan volume produksi pada tahun lalu ditopang oleh beberapa hal, salah satunya kondisi perkebunan yang mana pada tahun lalu merupakan puncak panen.

"Secara umur, tanaman sedang ada di usia yang produktif. Kita optimis meskipun tahun lalu sudah mengalami penen, tapi tahun ini juga akan meningkat, kita targetkan 5% hingga 10%," ujar Michael.

Michael menambahkan, saat ini luas area yang tertanam dan menghasilkan produksi sebanyak 118.000 hektare dari total 136.000 hektare. Selain itu, pada tahun ini perusahaan fokus untuk melakukan efisiensi dan juga meningkatkan utilisasi pabrik kelapa sawit.

"Terakhir pada 2017 tingkat utilisasi pabrik sebesar 70%, sementara terakhir pada September 2018 utilisasi pabrik sebanyak 89%," tuturnya. (NEDELYA RAMADHANI/m)
 

Berita Terbaru