Produksi CPO Sawit Sumbermas Q1 Bakal Turun Tipis

  • Oleh Nedelya Ramadhani
  • 15 Maret 2019 - 10:50 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) memperkirakan produksi pada kuartal I (Q1) tahun ini tidak sebaik tahun lalu karena pola musiman dalam bisnis kebun.

"Produksi CPO mencapai 27.641 ton pada Januari 2019 atau turun 6% dari posisi yang sama tahun lalu, penurunan ini masih normal," kata Corporate Secretary Sawit Sumbermas Sarana, Swasti Kartikaningtyas, di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Swasti menilai, produksi CPO pada kuartal I tahun lalu sebesar 94.275 ton. Angka ini lebih rendah dibandingkan tiga kuartal lainnya pada 2018, yang masing-masing menghasilkan 117.733 ton, 123.155 ton, dan 109.133 ton.

"Pada 2019, kami memasang target produksi Tandan Buah Segar (TBS) dan CPO masing-masing sebesar 2,25 juta ton dan 560 ton per jam. Target 560 ton per jam berasal dari 9 Pabrik Kelapa Sawit (PKS)," papar dia.

Tahun ini, perseroan siap mengalokasikan belanja modal senilai US$54 juta, dengan komposisi US$9 juta untuk tanaman dan US$45 juta untuk aset. Untuk kebutuhan penanaman, capital expenditure (capex) tersebut akan digunakan untuk menambah 3.500 hektare (ha), yang terdiri dari lahan inti dan plasma dengan luas masing-masing 500 ha dan 3.000 ha.

Swasti menambahkan, belanja modal untuk non planting cukup besar karena perseroan akan membutuhkan biaya besar untuk melakukan pembangunan dan penyelesaian pabrik, jetty, gudang, serta peralatan.

Pada 2018, luas lahan tertanam SSMS mencapai 82.500 ha. Bila target penambahan lahan tertanam tercapai, maka luas lahan tertanam perseroan bakal mencapai 86.000 ha hingga akhir 2019. (NEDELYA RAMADHANi/m)

Berita Terbaru