Simulasi: Satu Tersangka Penyanderaan Tewas Di Lokasi Kejadian

  • Oleh Ramadani
  • 15 Maret 2019 - 19:38 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Salah satu tersangka tewas di lokasi penyanderaan dan beberapa tersangka lainnya berhasil diamankan setelah digempur oleh tim escape Crisis Respon Team (CRT) Polres Barito Utara.

Sempat terjadi baku tembak antara para pelaku penyanderaan dengan anggota CRT di rumah pelaku penyanderaan.

Namun dengan peralatan yang canggih dan sistem pertahanan yang kuat, tim berhasil melumpuhkan para tersangka penyanderaan dan berhasil membebaskan sandera dengan selamat. 

Saat baku tembak juga terjadi ledakan berulang kali di rumah penyanderaan. Sebelumnya Tim negosiator berusaha untuk bernegosiasi untuk pembebasan sandera, namun upaya tim negosiator gagal bahkan para pelaku melawan petugas dengan metode tarik ulur.

Dengan perlawanan tersebut, im negosiator terpaksa memanggil tim escape CRT polres barito Utara untuk melakukan tindakan. Tim CRT melakukan upaya paksa dengan cara menggunakan alat mekanik untuk memberikan ruang akses jalan masuk ke rumah penyanderaan.

Selenjutnya tim CRT melakukan pelemparan granat kejut /flash bang agar penyandera hilang konsentrasi.

“TIM CRT diberikan perlengkapan yang sesuai dengan uji balistik untuk bodyvest dan helm kevlar yang tahan terhadap tembakan dan senjata tajam. Selain itu anggota tim juga sudah memilii keterampilan tersendiri  dalam bertindak seusai kondisi kejadian,” kata Kapolres Barito Utara, Jumat (15/3/2019) 

Dikatakannya, kejadian tersebut merupakan simulasi pengamanan dan sispamkota yang dilaksanakan Polres Barito Utara dalam menghadapi ancaman dan kejadian terburuk yang kemungkinan terjadi dalam pengamanan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. 

“Dengan simulasi ini terlihat  kesiapan Polres Barito Utara dalam pengamanan Pileg dan Pilpres tahun 2019. Sehingga pelaksanaan Pemilu tahun 2019 dapat berjalan lancar di Kabupaten barito Utara,” tegasnya. (RAMADHANI/B-6)

Berita Terbaru