Polres Barito Utara Turunkan 250 Personel pada Simulasi Sispamkota Pemilu 2019

  • Oleh Ramadani
  • 15 Maret 2019 - 19:46 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Polres Barito Utara melaksanakan kegiatan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka menghadapi situasi kontijensi konflik sosial dalam rangka pemilu, Jumat (15/32019).

Dalam simulasi Sispamkota ini melibatkan 250 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polres Barito Utara, Kodim 1013 Muara Teweh, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam kaakaran dan instansi lainnya.

Simulasi Sispamkota ini dihadiri oleh Wadansat Brimob Polda Kalimantan Tengah AKBP Wahyu Widiarsi Suprapto SIK, Bupati Barito Utara Nadalsyah, Dandim 1013 Muara Teweh Letkon Inf Yusan Riawan, unsur Forkopimda dan pihak terkait lainnya juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar mengatakan kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menjalin sinergi antar instansi agar pada saat di Kabupaten Barito Utara terjadi kejadian yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan Peileg dan Pilpres 2019. 

“Sehingga kita tahu bagaimana kita bekerja dan berkoodinasi untuk menangani apabila terjadi hal-hal yang menggaggu stabilitas keamanan di Kota Muara Teweh,” jelasnya.

Selain itu ada beberapa fokus perhatian Polri terkait pelaksanaan pemilu 2019, yakni pemanfaatan politik identitas, isu yang dapat memecah belah, serta penyebaran hoaks dan hate speech atau ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan.

Kapores Barito Utara mengajak semua pihak untuk bersama-sama melawan hoaks dan provokasi. “Guna terciptanya Pemilu 2019 yang sejuk, aman dan damai,” pungkasnya.(RAMADHANI/B-6)

Berita Terbaru