Ekspor Sawit dan Karet Meningkat, Pemkab Kotim Harapkan Harga Beli di Petani Juga Ikut Naik

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 22 Maret 2019 - 16:26 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ekspor komoditas kelapa sawit dan karet di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini naik. Sehingga pemerintah daerah mengharapkan ini diiringi dengan peningkatan harga sawit dan karet di kalangan petani. 

"Saya harap meningkatnya pertumbuhan ekspor di Kotim bisa berimbas pada harga kelapa sawit dan juga karet di daerah ini," ujar Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, Jumat (22/3/2019). 

Saat ini harga sawit cenderung menurun, begitu juga dengan harga karet. Namun melihat adanya ekspor ke luar negeri yang jumlah nilai jika diuangkan mencapai 179 miliar. Maka pemerintah berharap PBS bisa bermitra kepada masyarakat, untuk membeli buah sawit dan karet lebih tinggi lagi. 

"Dengan ekspor yang tinggi ini tentu akan menambah pendapatan dari PBS sendiri. Dan saya harap hal itu bisa berdampak pada perkebunan masyarakat," ungkap Taufiq. 

Dengan menaikan harag beli tersebut, tentunya akan membuat masyarakat petani komuditas tersebut bisa lebih meningkat perekonomian mereka. Sehingga keberadaan PBS di Kotim juga bisa berperan penting terhadap daerah. 

"Saya harap jangan hanya ingin berinvestasi saja, namun harus memberikan dampak positif bagi daerah ini," ungkap Taufiq. (MUHAMMAD HAMIM/B-5) 

Berita Terbaru