Beraksi di Sambas, Hasilnya Tidak Sebesar Menipu di Kotim

  • Oleh Naco
  • 01 April 2019 - 13:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Rus  alias Am (48) salah satu pelaku penipuan gendam mengaku hasil kejahatan yang dilakulan di Kabupaten Kotawaringin Timur sangat besar, bahkan lebih sebesar saat dia beraksi di Sambas, Kalimantan Barat.

"Sebelumnya saya pernah juga beraksi. Tapi di Sambas. Hasilnya kecil saja. Tapi kalau di sini baru kali pertama. Hasilnya besar," kata Rus saat pelimpahan berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Kotim, Senin (1/4/2019).

Dia menipu bersama rekannya PY alias Ut (50), Ras alias A (45), Mas alias To (41), dan FM (22).

Perbuatan itu dilakukan pada 28 Januari 2019 sekitar pukul 08.00 WIB di pasar Semuda Kelurahan Basirih Hilir, Kecamatan mentaya Hilir Selatan kabupaten Kotawaringin Timur.

Berawal saat Rus menghampiri korban H Basri berpura-pura menanyakan di mana orang membeli emas batangan sambil memperlihatkan sebuah logam berwarna kuning emas, saat itu korban menjawab tidak tahu.

Tapi tidak berselang lama datang PY yang berpura-pura tidak saling kenal dengan Rus menyatakan tahu di mana ada orang membeli emas batangan.

Lantas Rus membawa PY dan Basri menuju tempat orang membeli emas tersebut dengan dijanjikan akan diberi upah sebesar Rp2.000.000.

Tergiur iming-iming para pelaku apalagi setelah dijanjikan akan diberi batu Merah Delima mahal ia rela menyerahkan uang dan PIN ATM yang ada padanya di mana uang tersebut Rp30 juta dan uang di dalam ATM sebesar Rp45 juta.

"Dikasih iming-iming makanya dia mau dan berhasil kami tipu," ucapnya. Rus merupakan warga Kecamatan Pontianak Barat, Ut warga Kota Singkawang, dan Ras warga Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantam Barat.

Sedangkan To warga Jalan Sukabumi, Gang Sawi Manis, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Berita Terbaru