BMKG Sosialisasi Agroklimatologi se-Kalteng di Sampit

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 10 April 2019 - 20:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya sosialisasi agroklimatologi diikuti BMKG dan Dinas Pertanian se-Kalimantan Tengah (Kalteng), di Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (10/4/2019).

Ini sebagai upaya memberikan penyuluhan kepada Dinas Pertanian dan petani terkait cara mengetahui kondisi iklim. 

"Iklim sangat penting bagi para petani, karena jika cuaca tidak sesuai dengan tanaman yang ditanam petani, maka akan berdampak terhadap hasil pertanian," ujar Deputi Meteorologi BMKG Pusat R Mulyono Rahadi Prabowo.

Kejadian iklim ekstrem yang sering terjadi pada dekade terakhir ini dinilai telah menimbulkan banyak kerugian terhadap berbagai sektor termasuk pertanian.

Makanya, pihaknya memberikan pembelajaran kepada petani agar tahu kondisi cuaca, baik setiap hari, hingga prediksi enam bulan kedepan. Sehingg dapat mengantisipasi penurunan hasil panen akibat kemarau panjang, penurunan produksi akibat terjadinya hujan yang terus menerus serta, berkembangnya hama penyakit, akibat salah prediksi iklim. 

"Itulah yang kami antisipasi, sehingga kami memberikan sosialisasi ini. Agar petani bisa mengetahui tanaman apa saja yang cocok untuk dikembangkan pada waktu-waktu tertentu," kata Prabowo. 

Selain itu, pihaknya berharap agar Dinas Pertanian bisa menyampaikan kondisi cuaca dan prediksi cuaca kepada petani. Sehingga mereka tahu kapan cuaca ekstrim terjadi dan kapan cuaca yang layak untuk bercocok tanam. 

Sementara Anggota DPR RI Rahmat Nasution Hamka menerangkan, kegiatan ini sangat baik dilaksanakan. Karena dapat membantu petani memprediksi cuaca kedepannya. Sehingga mereka mengetahui kalau kondisi hujan cocoknya ditanam apa, begitu juga sebaliknya. 

"Ini adalah upaya BMKG untuk memberikan sosialisasi kepada petani untuk menyajikan data iklim yang akurat. Dan ini sangat membantu sekali, agar pola tanam petani bisa teratur dan kemungkinan gagal panen akibat iklim sangat lecil," kata Hamka. 

Bahkan prediksi iklim sendiri tidak hanya untuk petani saja, namun sejumlah instansi pemerintah juga sangat penting. Bahkan bagi kontraktor sekalipun. Karena mereka bisa mengetahui apakah masuk musim hujan atau tidak. Sehingga pekerjaan proyek yang mereka laksanakan bisa lebih maksimal.


TAGS:

Berita Terbaru