Ini Kronologis Tongkang Menabrak Tiang Pancang Jembatan Tumbang Samba Katingan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 15 April 2019 - 12:20 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Musibah tongkang sarat muatan kayu log yang menabrak tiang pancang Jembatan Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah pada Minggu (14/4/2019) siang menyita perhatian publik.

Kapolsek Katingan Tengah Iptu Adhy Heriyanto, Senin (15/4/2019) mengatakan, dalam musibah itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Menurut Kapolsek, kronologis kejadiannya pada Minggu (14/4/2019) sekitar pukul 08.08 WIB, pihak PT Dwima meminta izin melalui pesan singkat (SMS) kepada pihak PT Wijaya Karya selaku pihak pelaksana atau pemborong proyek pembangunan Jembatan Tumbang Samba untuk melintasi proyek jembatan dengan membawa kayu log.

Pada pukul 11.55 WIB tongkang yang mengangkut kayu tersebut memasuki area proyek dengan dikawal oleh tiga buah tugboat.

Tugboat 1 Dwima Samba menarik ke arah hilir, sedangkan tugboat 2 Bina Banua 44 menarik mengimbangi bagian belakang tongkang dan tugboat 3 Bina Banua 43 tugasnya memantau di sisi hilir.

Pada saat tiba di area batang jembatan antara P6 dan P7 tugboat tersebut mencoba mengarahkan untuk melewati tiang pancang, karena arus sungai DAS Katingan saat itu terlalu deras.

Akan tetapi tugboat tidak mampu mengendalikan sehingga tongkang dengan muatan kayu Log tersebut melebar dan menabrak tiang pancang jembatan.

Akibatnya sebanyak 4 tiang berdiameter 600mm roboh, sementara 1 tiang pancang berdiameter 1000mm miring dan 1 tiang pancang berdiameter 600mm juga mengalami kemiringan.

"Untuk total sebanyak 6 tiang pancang yang tersenggol oleh tongkang PT Dwima," kata Kapolsek Katingan Tengah Iptu Adhy Heriyanto. (ABDUL GOFUR/B-2)

Berita Terbaru