Caleg Lancarkan Serangan Fajar, Bawaslu Siap Pidanakan Empat Tahun

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 15 April 2019 - 21:42 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Tengah (Kalteng), saat ini gencar melakukan pengawasanan potensi money politik.

Sanksinya tidak main main, jika memang kedapatan timsukses yang melakukan hal tersebut dapat dijerat  pidana selama empat tahun dan denda Rp48 juta rupiah.

”Sanksinya cukup berat, pidana maksimal 4 tahun dan denda Rp48 juta,” kata Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kalteng, Rudianti Dorotea Tobing, Senin (15/4/2019).

Sedangkan untuk penerima suap hanya akan dijadikan sanksi saat nantinya kasus tersebut maju ke ranah hukum.

Dia mengaskan suap tersebut dapat berupa imbalan uang baik secara langsung ataupun berupa janji janji pemberian imbalan setelah terpilih nantinya.

“Memang aturannya berbeda dengan Pilkada, dimana semua pihak telibat money politik sama-sama dipidana. Jika pemilu hanya yang memberi suap,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-6)

Berita Terbaru