Niat Bapak Melerai Anak Berkelahi malah Ditusuk hingga Meninggal Dunia

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 15 April 2019 - 20:46 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas- Nasib nahas dialami JN, warga Desa Petak Puti, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas.

Laki-laki 47 tahun itu meninggal dunia setelah berniat melerai anaknya AT yang berkelahi dengan AJ di acara hiburan perkawinan di Desa Lapetan, Kecamatan Mantangai.

Korban meninggal dunia setelah menderita luka tusuk senjata tajam. Diduga pelaku penusukan adalah lawan anaknya berkelahi yakni AJ, yang merupakan warga Dusun Kelanis, Desa Tumbang Muroi, Kecamatan Mantangai.

Kasatreskrim Polres Kapus AKP Ahmad Budi Martono mewakili Kapolres menuturkan, saat ini terduga pelaku AJ telah diamankan.

"Iya, untuk kejadian perkelahian itu malam Minggu (13/4/2019) sekitar tengah malam di acara hiburan perkawinan di Desa Lapetan. Untuk pelaku sudah kami amankan guna proses lebih lanjut," ujar AKP Budi kepada wartawan, Senin (15/4/3019).

Dari peristiwa itu, polisi mengamankan barang bukti berupa satu sarung senjata tajam warna hitam terbuat dari kain dan baju korban.

Lebih lanjut, Kasatreskrim menceritakan kronologis kejadian. Bermula saat pelaku datang dari Dusun Kalanis dengan tujuan melihat acara hiburan karaoke dalam rangka pesta perkawinan salah seorang warga Desa Kelanis.

Sesampainya di acara hiburan, pelaku AJ bertemu dengan anak korban yakni AT. Sebelumnya antara pelaku dan anak korban pernah ada selisih paham, namun sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Diduga pelaku masih merasa dendam dan pada malam hiburan karaoke tersebut mau mengajak AT berkelahi. Melihat hal itu, korban yang merupakan bapak kandung AT berupaya melerai," ucap Kasatreskrim.

Namun, tiba-tiba korban langsung ditusuk oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam sebanyak empat kali sehingga tersungkur. Korban hendak dilarikan ke Puskesmas Danau Rawah. Namun dalam perjalanan dinyatakan meninggal dunia.

Berita Terbaru