Tidak ke Perguruan Tinggi, Pilih Sekolah ke SMK

  • Oleh Naco
  • 16 April 2019 - 11:46 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III  DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Sarjono  mendorong agar siswa lulusan SMP yang berencana tidak melanjutkan ke perguruan tinggi bisa memilih jalur pendidikan di sekolah menengah kejuruan (SMK). 

SMK, kata politisi Golkar ini, merupakan pilihan pendidikan tepat untuk menghadapi  kondisi dan persaingan saat ini, karena di situ memperkuat SDM berupa kecakapan dan keterampilan.

"Dari itu tidak salah jika SMK di Kotim ini harus di perkuat dan didukung dengan fasilitas memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar mereka,” kata dia, Selasa (16/4/2019).

Di sisi lain ia mengatakan tidak menjadi persoalan ketika wewenang untuk pengelolaan sekolah menengah atas sederajat ditarik oleh pemprov, hal ini tentunya aka mempermudah koordinasi dan sinkronisasi bantuan kepada sekolah-sekolah yang ada.

Sebab dari sekolah ini akan melahirkan  pemuda yang siap terjun ke dunia kerja  yang dibekali berbagai keterampilan. Sehingga hal itu wajib dilakukan di satuan pendidikan tersebut. 

Sarjono menyebutkan jika saat ini kebutuhan dunia kerja sangat tinggi, jika para pemuda yang ada ini tidak dipersiaplan skilnya maka  lulus dari jenjang menangah atas itu akan menjadi pengangguran.

Sekarang ini yang dipikirkan bagaimana upaya untuk memberikan keterampilan dan pelatihan kepada mereka sehingga sektor pekerjaan di Kotim ini bisa di iisi oleh orang lokal dulu, sebab komptensi sudah mumpuni.

Pengembangan SMK lanjut dia sesuai dengan arah kebijakan nasional untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia. Kebijakan ini juga harus didukung pemerintah daerah demi peningkatan taraf hidup masyarakat.(NACO/B-5)

Berita Terbaru