Tergiur Keuntungan Jadi Alasan Terdakwa Nekat Bisnis Sabu

  • Oleh Agus Priyono
  • 16 April 2019 - 16:56 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Terdakwa kasus sabu, Fad, nekat melakukan bisnis terlarang itu lantaran tergiur keuntungan.

Hal ini tersebut disampaikan jaksa Vera usai sidang putusan di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Selasa (16/4/2019).

Vera mengatàkan, terdakwa mendapat sepaket sabu dari seseorang yang disebut bernama Letus (DPO), dengan harga Rp 450.000. Dari sepaket sabu tersebut dibagi terdakwa menjadi 3 paket. Dari tiga paket itu, ada yang terdakwa jual dan dipakai sendiri.

"Katanya dia jual itu karena keuntungannya. Selain itu, dia juga beli sabu lagi dari hasil penjualan," kata Vera.

Terdakwa divonis penjara dengan hukuman empat tahun enam bulan penjara. Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni enam tahun penjara.

"Vonis hakim itu sudah melalui beberapa pertimbangan, terdakwa juga belum pernah dihukum sejauh ini. Dan dia berjanji untuk tidak mengulanginya. Jaksa menerima putusan tersebut," pungkasnya. (AGUS/B-11)

Berita Terbaru