Gara-Gara Masalah Asmara, Pemuda Kelurahan Baru Babak Belur Dikeroyok

  • Oleh Wahyu Krida
  • 16 April 2019 - 18:32 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat masalah asmara, Muhammad Maulana (22 tahun) warga Jalan Ahmad Yani Gang Toda RT 15 Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan (Arsel) babak belur dikeroyok empat pemuda Senin (8/4/2019)  sekitar pukul 17.30 WIB di pinggir jalan arah Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama Kelurahan Raja Seberang, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Empat pemuda pelaku pengeroyokan tersebut yaitu Muhammad Misran (20) warga Jalan GM. Arsyad Gang Babaga RT16 RW 06 Kelurahan Baru, Ariansyah (20) warga Jalan GM. Arsyad RT 16 RW 06 Kelurahan Baru, Arjuna (21) Jalan GM. Arsyad RT 16 RW 06 Kelurahan Baru dan Hendry Yanto (20) Jalan Pangeran Antasari Gang Peyang RT 03 RW 01 Kelurahan Baru.

Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Tri Wibowo, Selasa (16/4/2019) menjelaskan kronologis peristiwa pengeroyokan awalnya korban bersama temanya sedang asyik nongkrong di pinggir jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama di Kelurahan Raja Seberang.  

Kemudian keempat tersangka datang dan salah seorang diantaranya menannyakan tentang pacarnya.

Seusai menanyakan tentang pacarnya, lanjut Kasat, tiba- tiba keempat tersangka langsung memukul korban.

"Keempat tersangka mengeroyok korban dengan tangan kosong. Awalnya pukulan diterima korban dibagian dagu dan selanjutnya seluruh tersangka  ikut memukul serta menendang korban," jelasnya.

Akibat pengeroyokan tersebut korban mengalami luka robek di dagu dan rasa sakit di lengan tangan kanan serta trauma.

"Tidak lama setelah kejadian, korban diantar rekannya kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Kobar. Para tersangka juga berhasil ditangkap tidak lama setelah kejadian. Saat ini para tersangka masih menjalani pemeriksaan," jelasnya.

Para tersangka dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 2,8 tahun penjara. (YUDA/B-6)

Berita Terbaru