Karyawan Bengkel Ditemukan Tewas oleh Ayah Kandungnya

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 17 April 2019 - 10:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Jasad Tri Prasetyo, karyawan bengkel, pertama kali ditemukan oleh Sumindar yang tidak lain adalah ayah kandungnya.

Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan usus terburai di dalam bengkel Vulkanisir Permata Ban yang berada di Jalan Tidar 4, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (17/4/2019).

"Yang pertama kali menemukan jasad korban adalah ayahnya sendiri. Setelah itu disini langsung ramai dan polisi datang," ucap Ifan warga sekitar.

Korban ditemukan tewas pada pagi hari, sekitar pukul 06.30 wib. Saat itu Sumindar hendak mengantar surat pemilihan suara untuk putranya yang berusia 31 tahun itu. Tidak disangka korban sudah tidak bernyawa.

Satu jam setengah, jasad korban baru di evakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit. Hal itu dikarenakan pihak kepolisian setempat tengah melakukan pengumpulan data dan olah tempat kejadian perkara.

"Ayahnya hendak mengantar surat C6 milik korban. Ini kan hari pemilu. Korban kesehariannya bekerja di bengkel ini sebagai karyawan," jelas pria berusia 20 tahun ini kepada Borneonews.co.id.

Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel menyatakan pihaknya masih belum dapat memastikan motif kasus ini, sebab tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Kasatreskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto Supriyadi beserta jajaran masih berada di TKP.

"Kami belum bisa memastikan motif kasus ini. Laporan awalnya adalah penemuan mayat. Hingga kini kami masih menyelidiki kasus ini," tutur Kapolres Kotim. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)

Berita Terbaru