Bupati Kobar: Nelayan Wajib Perhatikan Alat Keselamatan

  • Oleh Andreansyah
  • 18 April 2019 - 19:02 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kasus korban tenggelam saat melaut sudah sering terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. 

Karena itu para nelayan saat melaut harus memperhatikan alat keselamatan dan diwajibkan menggunakan pelampung. 

Hal ini harus menjadi perhatian bagi nelayan yang ingin melaut supaya memperhatikan alat keselamatan, sehingga saat terjadi kecelakaan saat melaut, korban tidak langsung meninggal karena tenggelam. 

Seperti kasus yang baru saja terjadi yakni Mahlan yang tenggelam di Tenjung Rema Seberang Pantai Kubu, Kecamatan Kumai. Korban hilang beberapa hari dan ditemukan oleh warga di Parit dekat Desa Teluk Pulai. 

"Kami sangat prihatin atas kasus kecelakaan di laut yang baru-baru terjadi akhir ini. Hal ini menjadi perhatian kami, agar kedepan masalah keselamatan saat melaut ini diperhatikan betul," kata Bupati Kobar, Nurhidayah. 

Nelayan harus menggunakan pelampung dan alat keselamatan lain supaya saat ada kejadian kapal terbalik karena gelombang, korban tidak langsung tenggelam di laut. 

"Maka menggunakan pelampung ini memang diwajibkan supaya tidak ada korban yang tenggelam," pungkasnya. (ANDRE/B-6) 

Berita Terbaru