Ini Rincian Petugas Pengawas Alami Sakit dan Kecelakaan Selama Pemilu

  • Oleh Budi Yulianto
  • 23 April 2019 - 20:52 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Tengah Satriadi, mengatakan ahwa bada sembilan pengawas yang perlu mendapat penanganan medis selama pemilu 2019.

Mereka merupakan jajaran pengawas pemilu kabupaten dan kota se-Kalteng dengan update terakhir pada Sabtu (20/4/2019).

Berikut rinciannya sebagaimana informasi dari Satriadi, Selasa (23/4/2019).

Dua orang di Kabupaten Kotawaringin Barat yakni Eko Arif Wibowo, mengalami sakit setelah mengantar logistik bersama PPK dan kepolisian ke Desa Sungai Tendang. Kondisi saat ini rawat jalan.

Riri Nurindah Sari, mengalami kecelakaan tunggal saat pulang setelah mengantar logistik bersama PPK dan kepolisian ke Desa Kapitan. Ia saat ini juga masih rawat jalan.

Kemudian empat orang di Kabupaten Katingan. Meliputi Ketua Panwascam Kamipang Firman Noor bersama anggotanya, Jumiati dan salah seorang staf. Mereka mengalami kecelakaan saat patroli di masa tenang. Yakni kelotok tabrakan dengan speedboat. Mereka kini rawat jalan.

Ketua Panwascam Katingan Tengah Ahmidin mengalami kecelakaan tunggal setelah mengawasi pendistribusian logistik ke desa-desa. Saat ini rawat jalan namun direncanakan dirujuk ke rumah sakit di Kota Palangka Raya.

Selanjutnya, satu orang di Kabupaten Pulang Pisau. Yaitu Kasiyanto, Panwaslu Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu. Dia mengalami kecelakaan tunggal. Saat ini menjalani perawatan di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

Berikutnya satu orang di  Kabupaten Murung Raya, yakni Mujirman Riansyah. Pengawas TPS 03, Desa Bahitom, Kecamatan Murung itu sakit saat proses penghitungan suara akibat faktor kelelahan. Ia sudah mendapat perawatan.

Terakhir, satu orang di Kabupaten Sukamara. Yaitu Fakhriyah, anggota Bawaslu Kabupaten. Saat ini, dia masih menjalani rawat inap di RSUD Sukamara. (BUDI YULIANTO/B-3)

Berita Terbaru