Rektor Universitas Palangka Raya Ikut Nyalakan Lilin Duka Tewasnya Tiga Mahasiswa Tersambar Mobil Oknum Perwira

  • Oleh Budi Yulianto
  • 25 April 2019 - 21:22 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Mahasiswa di Kota Palangka Raya turut berduka atas tewasnya tiga mahasiswa setelah tersambar mobil yang dikemudikan oleh oknum perwira Polres Palangka Raya berinisial MH pada Minggu (21/4/2019) malam.

Mereka menggelar aksi penyalaan lilin sebagai ungkapan duka di kawasan lokasi kejadian, Jalan Yos Sudarso, Kamis (25/4/2019) malam. Ucapan duka plus karangan bunga turut dibawa. Sejumlah spanduk juga dibentangkan.

Salah satunya bertuliskan jangan tajam ke bawah tumpul ke atas. Rektor Universitas Palangka Raya, Andrie Elia Embang langsung hadir.

Selain menyampaikan duka, dia juga menyebut bahwa pascakejadian, UPR segera menaikan bendera merah putih setengah tiang sebagai ungkapan duka.

"Seluruh civitas akademika UPR berduka," ucap Andrie Elia Embang dalam sambutannya. "Mari kita serahkan pada proses hukum dan kita kawal proses ini. Berpikir positif bahwa ini adalah sebuah tragedi yang tidak diinginkan siapapun," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu dia menyampaikan mahasiswa tetap tenang. Di sisi lain juga meminta aparat segera memproses dan menjelaskan ke masyarakat.

"Semoga ketiga korban diberikan tempat yang baik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan," tuntasnya.

Sementara itu pada Rabu (24/4/2019), Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar mengatakan bahwa proses hukum tetap berlanjut.

Untuk MH masih dalam pemeriksaan. Penanganan kasus ini dilakukan oleh penyidik Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Polres Palangka Raya dengan dibantu Polda Kalteng. (BUDI YULIANTO/B-6)

Berita Terbaru