Sopir Mobil Diduga Ngantuk Penyebab Tabrakan Maut di Desa Jemaras

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 29 April 2019 - 16:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kecelakaan maut di Jalan Cilik Riwut km37, Desa Jemaras, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang menyebabkan dua orang meninggal dunia di TKP disebabkan oleh pengemudi mobil mengantuk.

"Dari keterangan para saksi dan olah TKP, mobil berpelat KB 1669 FA ini masuk ke jalur perlintasan lawan arah. Diduga kuat saat mengemudikan mobilnya, si sopir yang belum diketahui identitasnya ini dalam keadaan mengantuk," kata Kapolsek Cempaga Iptu Sayifullah mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel pada Senin, 29 April 2019.

Selain menjadi faktor penyebab kecelakaan ini, sopir mobil juga menjadi korban meninggal dunia. Ia meninggal dunia di tempat lantaran mobil yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah truk pengangkut pupuk. Tabrakan yang terjadi dari depan dan depan.

Mobil jenis mini bus ini rusak parah. Tiga penumpangnya mengalami luka-luka dan patah tulang. Sementara sopir truk mengalami memar di dada dan luka sobel pada kaki bagian kiri. Selain memakan korban jiwa dan luka-luka, peristiwa nahas ini juga menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai belasan juta rupiah.

"Kedua unit kendaraan itu telah kami amankan. Korban yang selamat dirujuk ke rumah sakit guna mendapstkan perawatan intensif. Kerugian materil dalam laka kali ini diperkirakan mencapai Rp15 juta," tukas Kapolsek Cempaga. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)

Berita Terbaru