Karyawan PT Agro Wana Lestari Ditemukan Tewas di Bekas Galian Latrit

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 29 April 2019 - 16:46 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Karyawan PT Agro Wana Lestari (AWL) ditemukan tidak bernyawa di bekas galian latrit, di Desa Tanah Haluan, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Jasad korban ditemukan, Minggu, 28 April 2019.

"Korban bernama Anang Irawan warga asal Pendukuhan 3, Desa Tayuban, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Laki-laki berusia 23 tahun ini sudah bekerja selama dua tahun di PT AWL dan baru menjabat sebagai teli latrit satu bulan terakhir," kata Kapolsek Mentaya Hulu Ipda M Affandi, Senin, 29 April 2019.

Awalnya korban pamit kepada rekannya Deni Rianto alias Deni untuk mandi di danau bekas galian latrit yang berada di Blok U30/T31. Deni lalu pergi ke lokasi kerja, sebagai helper alat berat. Hampir 20 menit, korban tidak kunjung datang ke tempat kerja.

Rekan korban yang baru berusia 21 tahun itupun kembali ke danau. Di sana, dia hanya menemukan peralatan mandi milik korban. Deni pun melapor ke sejumlah karyawan lainnya dan manajemen PT AWL.

Penyelaman pun dilakukan dengan peralatan seadanya. Jasad korban akhirnya ditemukan di dasar danau.

Proses evakuasi memakan waktu cukup lama. Setelah berhasil dikeluarkan dari air, jasad korban langsung dibawa ke klinik Tanah Haluan PT AWL. Kini jasad korban sudah berada di kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit untuk keperluan visum.

"Jaraknya cukup jauh dan minim sinyal di sana. Jasad korban sudah berada di kamar jenazah Sampit untuk divisum guna penyelidikan lebih lanjut," tutur Kapolsek Mentaya Hulu. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-3)

Berita Terbaru