Tidak Ditemukan Bekas Penganiayaan di Tubuh Karyawan PT Agro Wana Lestari

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 29 April 2019 - 20:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pemeriksaan terhadap jasad karyawan PT Agro Wana Lestari (AWL), Anang Irawan di klinik Tanah Haluan sudah dilakukan. Hasilnya, tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan.

"Bukan korban penganiayaan. Tidak ada sedikit pun ditemukan adanya bekas luka benda tumpul maupun tajam di tubuh korban," kata Kapolsek Mentaya Hulu, Ipda M Affandi mewakili Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel, Senin, 29 April 2019.

Pria berusia 23 tahun ini ditemukan tidak bernyawa di danau bekas galian latrit di Desa Tanah Haluan, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu, 28 April 2019, sekitar pukul 14.00 WIB.

Proses evakuasi korban dari dasar danau menggunakan peralatan manual. Penyelaman dilakukan karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit itu.

Saat ini, jasad pria asal Pendukuhan 3, Desa Tayuban, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta ini masih berada di kamar jenazah.

"Setelah diperiksa di klinik, jasad korban dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab kematian korban," jelas Kapolsek Mentaya Hulu. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)

Berita Terbaru