Ketua DPRD Barito Selatan Larang Sementara Tongkang Batubara Lintasi Jembatan Kalahien

  • Oleh Uriutu
  • 01 Mei 2019 - 06:16 WIB

BORNEONEWS, Buntok – Paska ditabraknya fender jembatan Kalahien, Ketua DPRD Barito Selatan, Tamarzam melarang sementara tongkang batubara melintas jembatan kalahien.

“Kita meminta untuk tongkang batubara untuk sementara berhenti melintasi jembatan Kalahien sampai ada penyelesaian dari pihak penabrak,” kataTamarzam kepada Borneonews. Selasa, 30 April 2019 malam. 

Ia juga meminta Pemkab Barsel dan instansi terkait meminta agar setiap tongkang  yang lewat harus menggunakan jasa pandu.

Jembatan Kalahien ini sarana penting, karena menghubungi antara provinsi dan empat kabupaten di Kalteng bahkan beberapa Provinsi kalsel yang juga melewati jembatan ini. 

“Kita meminta tanggungjawab perusahaan yang menabrak untuk secepatnya melakukan perbaikan karena jembatan ini sangat vital,” tanas dia.

Ia menegaskan, sebelum fender ini diperbaiki alangkah  baiknya tidak ada tongkan bermuatan batubara yang melintasinya. Sebab jika dipaksakan jika terjadi tabrakan lagi maka jembatan akan roboh karena tidak ada fendernya.

Ia juga meminta kepada aparat yang berwewenang mengusut tuntas tongkang penabrak jembatan Kalahien. Karena kejadian ini sudah tiga kali ini fender jembatantertabrak tongkang bermuatan batubara.

“Kejadian ini sudah terjadi tiga kali dan penyelesaiaanya selalu tidak jelas. Oleh sebab itu kita meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas,” tandas dia. (URIUTU DJAPER/m)

Berita Terbaru