PAN Kotawaringin Timur akan Bersikap

  • Oleh Naco
  • 01 Mei 2019 - 10:32 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kotawaringin Timur keberatan atas masalah dugaan penggelembungan suara yang yang dianggap telah merugikan mereka. Bahkan secara tegas mereka sampaikan akan mengambil sikap.

"Terkait proses di Bawaslu kami serahkan sepenuhnya kepada mereka dan kami mendukung," kata Ketua Pemenangan Pemilu PAN Kabupaten Kotawaringin Timur, Dadang H Syamsu, Rabu, 1 Mei 2019.

Anggota DPRD Kotim yang didampingi Ketua DPC PAN Mentaya Hulu Ahmad Sastra dan Caleg dari Dapil V H Haris Salamad juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada siapa saja oknum atau bahkan caleg mereka jika terlibat dalam permasalahan itu.

Karena sejak awal mereka sudah sering mengingatkan, bahkan tidak pernah menganjurkan caleg mereka berbuat demikian. "Jika ada tindakan oknum dari kami baik itu sebelum maupun sesudah pemilu kami haramkan itu," tegasnya.

Terkait dilaporkannya Caleg mereka atas nama Ninik Karmila yang suaranya bertambah saat rekapitulasi dalam C plano di PPK Mentaya Hulu yang mencapai 787 suata di 2 TPS Desa Kapuk, 8 TPS Kuala Kuayan dan 4 TPS di Tanjung Jariangau, pihak partai tidak turut campur.

Namun yang dia sesalkan pernyataan pengurus PKS seulah-ulah PAN telah mengambil kursi mereka. Sehingga atas permasalahan itu pihaknya juga akan ambil upaya hukum dan bereaksi.

Karena yang menentukan siapa yang dapat kursi adalah masyarakat melalui proses yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Dengan persoalan ini akhirnya muncul dinamika. (NACO/B-6)

Berita Terbaru