Meskipun Tidak Ada Demonstrasi Jangan Abaikan Hak Buruh

  • Oleh Naco
  • 01 Mei 2019 - 14:06 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Meskipun secara  kelander 1 Mei merupakan Hari Buruh namun di Kabupaten Kotawaringin Timur tidak ada kegiatan apapun, seperti demonstrasi. Semuanya  berjalan normal tidak ada aksi. 

Ketua DPRD Kotim HM Jhon Krisli mengapresiasi itu, meskipun begitu dia menekankan kepada seluruh pihak yang mempekerjakan buruh agar tidak mengabaikan hak-hak yang harus diberikan kepada buruh tersebut.

Jhon Krisli mengatakan, belakangan ini persoalan buruh terutama dari perkebunan kelapa sawit memang tidak ada yang mencuat. Jika di banding beberapa tahun lalu hingga terjadi aksi demonstrasi menuntut haknya kepada salah satu perkebunan. 

"Melihat dari dinamika di lapangan kami tidak melihat lagi adanya persoalan hak-hak buruh yang diabaikan, beda halnya beberapa tahun lalu ada buruh atau karyawan perusahaan melakukan aksi terkait hak mereka tidak dipenuhi perusahaan," kata Jhon, Rabu, 1 Mei 2019.

Lanjut dia meski di Kotim tidak ada aksi, bukan berarti para buruh ini sudah sejahtera, tetapi hak-hak mereka mesti jadi bahan evaluasi semua perusahaan dan pihak yang mempekerjakannya.

Jhon Krisli mengharapkan seluruh perusahaan di Kotim ini bisa taat dan patuh kepada aturan memperkajakan buruh. Dengan begitu iklim investasi tidak terdampak.

Ia juga menekankan kepada Pemkab Kotim untuk aktif mengawasi penerapan upah minimum kabupaten (UMK) yang sudah disepakati bersama. 

Sejauh ini sampai mana progres penerapan UMK itu apakah diabaikan atau tidak, ia minta dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi bisa mmberikan laporan itu ke DPRD dalam kurun waktu semester pertama ini. (NACO/B-5)

Berita Terbaru