Sampit dan Palangka Raya Paling Diwaspadai Peredaran Narkoba 

  • Oleh Budi Yulianto
  • 02 Mei 2019 - 14:36 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kota Palangka Raya menjadi daerah paling diwaspadai terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Pasalnya, banyak kasus narkoba terungkap di dua daerah itu. Baik itu pengedar maupun pengguna. Seperti yang diungkap Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng AKBP I Made Kariada, Kamis, 2 Mei 2019.

"Paling banyak di daerah Sampit dan Palangka Raya," kata AKBP I Made Kariada seusai pemusnahan barang bukti sabu.

Ia menuturkan, selama BNNP berdiri, diperkirakan sudah lebih dari 5 kilogram sabu yang telah dimusnahkan. 

BNNP akan terus berupaya memberantas jaringan narkoba baik melalui jalur darat, air, maupun udara. Termasuk mengantisipasi daerah lain selain di Sampit dan Palangka Raya.

Sementara itu, dalam pemusnahan sabu tadi siang, tujuh tersangka turut dihadirkan. Mereka juga menyaksikan langsung pemusnahan 988 gram sabu.

Kegiatan pemusnahan dihadiri perwakilan kepolisian, kejaksaan, dan instansi terkait lainnya. (BUDI YULIANTO/B-3)

Berita Terbaru