DPRD Sukamara Minta Pemkab Perhatikan Kesejahteraan Guru TK dan PAUE 

  • Oleh Norhasanah
  • 02 Mei 2019 - 22:16 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Anggota DPRD Kabupaten Sukamara Karyanto meminta pemkab sempat memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik khususnya guru TK dan PAUD.

Menurut dia, dari hasis reses yang pihaknya lakukan, bahwa gajih yang diterima oleh tenaga pendidik usia dini sangatlah memprihatinkan.

"Sehingga perlunya peningkatkan biaya operasional sekolah usia dini, dikarenakan yang kami temui dilapangan semua guru TK maupun PAUD mendapatkan honor yang tidak sesuai," ucap H Karyanto, Kamis 2 Mei 2019.

Berdasarkan informasi yang pihaknya terima, guru TK dan PAUD hanya mendapatkan honor Rp250 ribu perbulannya, sehingga hal itu dinilai perlu adanya perhatian bagi pihak terkait untuk bisa ditindaklanjuti.

"Hal ini sangat memerlukan perhatian kita bersama, terutama sekali Dinas Pendidikan, agar tenaga pengajar taman anak-anak dan PAUD bisa diperhatikan tingkat tingkat kesejahteraannya di Kabupaten Sukamara," ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara Sutrisno meminta agar TK yang sudah berstatus negeri, tenaga pendidiknya mendapatkan perhatian, salah satunya mengenai gajih.

"Karena ini sudah tidak dibawah yayasan lagi, jadi kesehateraan gurunya juga harus diperhatikan," kata Sutrisno. 

Sutrisno melanjutkan, guru yang mengajar di TK Negeri harus dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara.

"Jika kemarin mereka dibayar oleh yayasan dengan jumlah relatif, tetapi sekarang dikelola oleh pemerintah daerah maka kita samakan dengan tenaga kontrak lainnya," pinta Sutrisno. (NORHASANAH/B-5)

Berita Terbaru