Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Metro Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bupati Kotawaringin Barat Sampaikan LKPJ 2018 ke DPRD 

  • Oleh Andreansyah
  • 03 Mei 2019 - 20:06 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban kepala daerah atau LKPJ tahun anggaran 2018 kepada DPRD dalam Rapat Paripurna masa sidang ke-5 tahun sidang 2019. 

Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah mengatakan, dalam penggunaan anggaran tahun 2018 tersebut, masih banyak yang harus dievaluasi hingga bisa dimaksimalkan lagi.  "Dalam perjalanannya, masih banyak dana yang harus kami evaluasi lagi untuk memaksimalkan anggaran dan berkaca dari pendapatan daerah," jelas Nurhidayah, Jumat, 3 Mei 2019. 

Nurhidayah juga mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) penduduk Kotawaringin Barat pada 2017 mencapai 295,349 jiwa. Jumlah itu meningkat dari 2016 yang hanya sebesar 286,714 jiwa.

Kemudian, produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku 2017 tercatat Rp16,36 triliun dan pada 2018 diperkirakan bertambah menjadi Rp18,39 triliun. Aktivitas perekonomian di Kotawaringin Barat berjalan dengan baik untuk pemasukan daerah. 

"Kita mengetahui bersama, visi pembangunan Kabupaten Kotawaringin Barat periode 2017 sampai 2022 adalah gerakan membangun Kotawaringin Barat menuju kejayaan dengan kerja nyata dan ikhlas dan dipandang telah mampu membangkitkan semangat bersama masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat untuk lebih maju dan sejahtera di masa yang akan datang," ungkap Bupati Nurhidayah dalam pidato pemaparan anggaran daerah.

Nurhidayah berharap, ada beberapa misi yang harus diperkuat oleh tata pemerintahan. Yaitu pemerintahan bersih efektif demokratis dan transparan. Kedua, meningkatkan kualitas hidup manusia melalui pendidikan kesehatan dan olahraga. 

Ketiga mendorong penguatan kemandirian ekonomi yang berbasis pada pertanian dalam arti luas, kelautan, industri serta golongan potensi daerah dan sumber energi melalui proses dan memperhatikan lingkungan hidup untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). (Andre/B-2) 

Berita Terbaru