Ancam Ayah Kandung, Pemuda Ini Dipesakitan

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 06 Mei 2019 - 14:16 WIB

BORNEONEWS, Pangkan Bun - Son (19) berada di dalam ruang tahanan Pengadilan Negeri Pangakalan Bun, Senin, 6 Mei 2019.

Dia menunggu panggilan untuk menjalani persidangan akibat mengancam ayah kandungnya dengan sebilah parang.

Kejadian tersebut terjadi pada, Selasa 5 Februari 2019 sekitar pukul 06.00 WIB, bertempat di Desa Kartamulya, Kecamatan, Sukamara, Kabupaten Sukamara.

Peristiwa tersebut bermula saat Jahun (38) ayah terdakwa pulang dari bepergian menuju rumah, kemudian melihat anaknya sedang menghisap Pertamax dengan menggunalan plastik putih di depan rumah kakeknya.

Merasa malu kemudian Jahun menegurnya. "Kenapa kamu menghisap Pertamax" dijawab oleh Soni "Suka-suka", ujarnya di ruang tunggu pengadilan.

Lanjutnya, ia merasa malu sebab anaknya tidak bisa menghormati dirinya sebagai orang tua.

"Kalau kau masih mau mengisap lari aja ke belakang rumah, ada hutan. aku malu, kamu tidak menghormati kakek dan saya selaku orang tuamu," ungkapnya.

Karena terdakwa tidak terima ditegur oleh Jahun, kemudian terdakwa pulang kerumahnya dan mengambil parang yang bergagang kayu dengan panjang 63 cm dan selanjutnya berlari menghampiri Jahun dengan mengacungkan parang yang dibawanya.

Kemudian Jahun lari ke belakang rumah menuju hutan, sehingga terdakwa tidak dapat mengejar lau pulang kerumah dan tidur.  "Saya merasa takut, kemudian saya laporkan ke polisi," pungkasnya. (TIM/B-6)

Berita Terbaru