Tekli: Kesaksian Yantenglie Bohong

  • Oleh Agus Priyono
  • 07 Mei 2019 - 17:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tekli menyebutkan kesaksian yang disampaikan mantan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie yang dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) banyak bohongnya.

Itu diungkapkan Tekli saat dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi atau Tipikor Palangka Raya, Selasa, 7 Mei 2019, dengan Majelis Hakim diketuai oleh Agus Windana.

Tekli menyebut, kesaksian Yantenglie yang menyebut tidak ada pertemuan antara Tekli dengan Yantenglie di rumah jabatan Bupati Katingan, merupakan keterangan bohong.

"Saksi bohong menyebut saya tidak dipanggil. Sebelum penetapan kebijakan uang Ro 100 miliar itu, saksi ada memanggil saya bertemu di Rujab," ujar Tekli.

Lebih lanjut, Tekli menyebutkan, saat pertemuan dengan Yantenglie Tekli diserahkan sebuah amplop coklat oleh Yantenglie, dengan maksud berisi permohonan pengajuan deposito ke Bank BTN Pondok Pinang.

"Ada pemberian amplop warna coklat kepada saya. Isinya permohonan deposito," tambah Tekli.

Mendengar tanggapan Tekli atas kesaksiannya, Yantenglie dengan tegas menyatakan tidak pernah ada pertemuan dengan Tekli. "Saya tetap pada kesaksiaan Saya yang mulia," tegas Yantenglie.

Tekli merupakan bendahara umum di Setda Katingan semasa Bupati Katingan dijabat oleh Ahmad Yantenglie. (AGUS/B-5)

Berita Terbaru