Astra Agro Lestari Bidik Replanting 5.000 Ha Tahun Ini

  • Oleh Nedelya Ramadhani
  • 09 Mei 2019 - 10:26 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Emiten di sektor perkebunan, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) telah merealiasikan replanting hingga 200 ha pada kuartal I tahun ini.

"Rencana replanting pada tahun ini seluas 5.000 ha, pada 2017 dan 2018, kami melakukan replanting masing-masing seluas 3.230 ha dan 5.150 ha. Sampai saat ini, replanting masih 200 ha, akan dilakukan bertahap dan sebelum replanting tanaman yang masih menghasilkan akan kami panen," kata Direktur Utama Astra Agro Lestari, Santosa, di Jakarta, medio pekan ini. 

Adapun alokasi biaya untuk replanting tanaman kelapa sawit untuk tanah yang memiliki mineral sekitar Rp50 juta hingga Rp75 juta per ha, untuk lahan gambut mencapai Rp100 juta per ha. Dengan demikian, alokasi belanja modal perseroan untuk replanting 200 ha sekitar Rp10 miliar hingga Rp20 miliar.

Pada tahun ini, AALI mengalokasikan belanja modal senilai Rp1,6 triliun hingga Rp1,7 triliun. Dana tersebut sebagian besar digunakan untuk perawatan pohon kelapa sawit yang belum menghasilkan. 

Santosa menambahkan, capex tersebut akan digunakan untuk perawatan tanaman yang belum menghasilkan senilai Rp700 miliar, peningkatan kapasitas pabrik atau ekstensi senilai Rp150 miliar dan sisanya untuk perawatan infrastruktur seperti jalan, rumah, jembatan dan lain-lain.

"Produki CPO pada kuartal I tahun ini berhasil naik 4% hingga 6% bila dibandingkan dengan kuartal I tahun lalu. Namun, bila dibandingkan dengan kuartal IV tahun lalu, terdapat penurunan produksi, sebab pada akhir kuartal tahun lalu AALI ada fase panen raya yang berhasil meningkatkan produksi," ujar Santosa. (NEDELYA RAMADHANI/m)

Berita Terbaru