Nelayan Tenggelam di Ujung Pandaran Ditemukan Tak Bernyawa

  • Oleh Achmad Syihabuddin
  • 10 Mei 2019 - 11:06 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seorang nelayan Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kotawaringin Timur, Ahmad Reno yang sempat hilang setelah perahunya dihantam ombak besar akhirnya ditemukan. Nelayan itu ditemukan tidak bernyawa.

"Korban ditemukan tidak bernyawa. Pencariannya memakan waktu sekitar 24 jam," kata Kasat Polair Polres Kotim, Iptu Jaka Waluya mewakili Kapolres AKBP Mohammad Rommel, Jumat, 10 Mei 2019.

Isak tangis keluarga pun tidak terbendung saat jasad korban ditemukan. Proses pencarian dilakukan Ditpolair Polda Kalteng, Satpolair Polres Kotim, Basarnas Pos Sampit, PMI Kotim, pemerintah desa dan warga setempat.

Adapun kronologis kejadian, korban dan temannya Rani (19) melakukan pencarian udang menggunakan kelotok. Jaraknya kurang lebih 100 meter dari tepi pantai, Kamis, 9 Mei 2019.

Saat asyik mencari udang, tiba-tiba ombak besar menghantam kelotok. Reno dan Rani terjatuh ke laut, sementara kelotok mereka tenggelam. Rani sempat berpegangan pada fiber box dan berusaha berenang ke pinggir sembari berteriak meminta tolong.

Nelayan lainnya yang mendengar teriakan itu pun menolong Rani, sementara Reno sudah menghilang. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)

Berita Terbaru