ASN di Kotawaringin Timur Terancam Tidak Dapat THR, Komisi I akan Konsultasi ke Kemenkeu

  • Oleh Naco
  • 13 Mei 2019 - 11:26 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Komisi I DPRD Kotawaringin Timur akan berkonsultasi ke Kementerian Keuangan atau Kemenkeu terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten ini terancam tidak dapat tunjangan hari raya atau THR sebelum Idul Fitri 1440 Hijriyah.

"Kasihan ASN. Mereka saat ini menunggu itu semua," kata Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Awai F Matalli, Senin, 13 Mei 2019.

Menurut dia, dalam PP Nomor 36 Tahun 2019 itu harus ada Peraturan Daerah yang dibuat untuk pemberian THR yang berasal dari APBD. 

"Karena dalam Perda itu THR bisa diberikan setelah lebaran jika Perda itu tidak selesai. Namun yang jadi masalah semua ASN menunggu THR diberi sebelum lebaran," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timir Handoyo J Wibowo menyebut masalah itu harus dikonsultasikan ke Kemenkeu.

Karena dana untuk THR itu sudah dianggarkan di APBD dan sudah diperdakan. Namun apakah melalui perda itu sudah bisa tinggal mengubah Perbup itu yang perlu dikonsultasikan.

"Yang jadi masalah ini PP baru keluar. Bagaimana mau membahas Perda sementara untuk Perda ini memakan waktu lama. Ini kita harus koordinasikan ke pusat," timpal anggota lainnya,H Ary Dewar. (NACO/B-5)

Berita Terbaru