Gozco Plantation Bidik Penjualan Bersih Rp700 Miliar

  • Oleh Nedelya Ramadhani
  • 14 Mei 2019 - 09:20 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Emiten sawit PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) berencana untuk meningkatkan produksi Crude Palm Oil (CPO) tahun ini.

Tahun ini, produksi TBS inti ditargetkan mencapai 250.000 ton, naik dari periode tahun lalu sebesar 228.549 ton. Sedangkan pada kuartal I-2019 baru tercapai 15% dari target atau senilai 40.049 ton. 

Untuk TBS plasma dan pihak ketiga ditargetkan mencapai 117.000 ton, naik dari realisasi tahun lalu sebesar 79.362 ton. Sedangkan produksi CPO pada 2019 mencapai 80.500 ton, naik dari realisasi tahun lalu mencapai 66.271 ton. 

Sampai kuartal I-2019, produksi CPO GZCO mencapai 48.109 unit atau baru mencapai 13% dari target.

"Ada dua sentimen negatif bagi industri CPO tahun ini, mulai dari pengetatan ekspor CPO ke negara Uni Eropa dan juga harga CPO yang rendah. Adapun rata-rata harga CPO pada kuartal I-2019 mencapai Rp5.000 per kilogram (Kg), sedangkan tahun lalu rata-rata mencapai Rp7.000 per Kg," kata Direktur PT Gozco Plantations Tbk, Andrew Michael Vincent, di Jakarta, awal pekan ini.

Vincent berharap pemerintah Indonesia terus membangkitkan industri CPO, mulai dari negosiasi dan lobi pemerintah di level global serta aturan penggunaan biodiesel (B20) pada kendaraan.

"Harapannya tentu produk CPO bisa segera terserap di pasaran, kami harap dengan peningkatan itu bisa membantu kinerja kami," papar dia.

Dengan peningkatan produksi tersebut, ditargetkan penjualan bersih GZCO meningkat menjadi Rp700 miliar, naik dari hasil tahun lalu sebesar Rp565 miliar. (NEDELYA RAMADHANI/m)
 

Berita Terbaru