Muncul Niat Menjambret Saat Melihat Sasaran Ibu dan Anak

  • Oleh Naco
  • 14 Mei 2019 - 15:06 WIB

BORNEONEWS, Sampit - BM (23) menyebut awalnya dia tidak punya niat melakukan tindak pidana penjambretan. Inisiatif itu muncul saat melihat sasarannya ibu dan anak di lokasi kejadian.

"Saat itu saya tidak ada niat. Ketika ketemu korban muncul niat saya," kata tersangka di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit yang diketuai Muslim Setiawan, Selasa, 14 Mei 2019 dan jaksa Rahmi Amalia.

Dalam keterangannya BM melakukan perbuatan itu pada 18 Februari 2019 sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan RA Kartini tepatnya di depan gedung Muhammadiyah, Kelurahan MB Hulu, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Ia menjambret tas milik korban Sania saat itu dibonceng  anaknya Novia Haryanti, Selasa, 7 Mei 2019. 

Korban dipepet, setelah itu dia menarik sebuah dompet milik korban yang didalamnya berisi uang Rp 5.000.000 dan kartu identitas lainnya.

"Jadi benar motor yang kamu pakai itu milik abang sepupumu," tanya hakim yang dibenarkan terdakwa.

BM juga menegaskan kalau saat itu ia dalam keadaan mabuk ketika melakukan perbuatannya. Setelah ia kabur dan menuju kawasan Jembatan Pemuatan dan membuang tas serta kartu identitas lainnya milik korban ke sungai itu. (NACO/B-6)

Berita Terbaru