Jangan Sampai Ada Karyawan PBS Lebaran di Pelabuhan

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 15 Mei 2019 - 15:56 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Perusahaan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta agar mengatur waktu libur karyawannya. Jangan sampai bersamaan. Pasalnya, itu akan berpengaruh terhadap penumpukan pemudik di Pelabuhan Sampit dan Bandara H Asan Sampit. 

"Saya minta perusahaan bisa mengatur jadwal libur tersebut. Jangan sampai dua atau tiga hari sebelum lebaran baru diliburkan secara serentak," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Halikinnor, Rabu, 15 Mei 2019. 

Pemkab tidak ingin ada penumpukan penumpang di Pelabuhan Sampit. Sebab, dikhawatirkan banyak calon pemudik yang tidak bisa berangkat karena tidak kebagian tiket. Sehingga mereka dengan terpaksa harus berlebaran di pelabuhan.

"Kami harap hal tersebut tidak terjadi lagi. Kasihan juga kepada mereka. Yang awalnya ingin lebaran berkumpul bersana keluarga, malah sebaliknya," kata Halikinnor.

Dengan adanya hal itu, dia berharap agar perusahaan bisa mematuhi imbauan tersebut. Selain itu juga memberikan THR kepada karyawan lebih awal. Sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan mudik atau persiapan menghadapi lebaran.

"Kami juga minta agar THR dibayar lebih awal. Sehingga karyawan juga bisa mudik lebih awal," pungkas Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-11) 

Berita Terbaru