Narapidana Bunuh Diri Dikenal Taat Beribadah

  • Oleh Agus Priyono
  • 15 Mei 2019 - 21:50 WIB

BORNEONEWS, Palngka Raya - Narapidana 25 tahun yang diduga tewas bunuh diri di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya dikenal sebagai pribadi yang rajin juga taat beribadah.

Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Kelas IIA Palangka Raya, Oktario kepada Borneonews mengatakan, korban kesehariannya di rutan selalu mengikuti berbagai kegiatan yang ada. Bahkan di saat momen Bulan Ramadan seperti sekarang, korban tidak pernah absen dari puasa maupun salat Tarawih pada malam harinya.

"Dia rajin. Kalau ada bersih-bersih di sini dia ikut. Kegiatan apa saja dia ikut. Kalau untuk ibadahnya rajin, bahkan dia juga ikut pesantren kilat di sini," kata Oktario, Rabu, 15 Mei 2019.

Ia menambahkan, korban tidak pernah menunjukkan gelagat aneh. Bahkan sebelum ditemukan bunuh diri pun masih korban masih sempat berbincang-bincang dengan teman-temannya sesama tahanan.

"Tidak ada gelagatnya. Masih juga dia itu bercanda dengan teman-temannya. Bahkan tadi pagi juga sempat sahur bareng mereka di situ," tambah Oktario.

Korban mulai menjalani masa tahanan di Rutan Kelas IIA Palangka Raya sejak 23 Januari 2019 dan telah divonis bersalah atas tindak pidana penyalahgunaan narkoba selama empat tahun enam bulan. (AGUS PRIYONO/B-5)

Berita Terbaru